Rabu, 20 November 2019

Fakta Wafatnya Ulama Besar Habib Mustofa Al-Jufri Karawang

ALHIDAMART.COM - Fakta Wafatnya Ulama Besar Habib Mustofa Al-Jufri Karawang Innalillahi wainnailaihi rojiun telah berpulang ke Rahmatullah sosok ulama kharismatik dan juga ulama besar asal kabupaten Karawang yaitu Habib Mustofa Al Jufri pada hari Selasa 19 November 2019 kemarin sekitar jam 22.15 WIB. Sosok habib Mustofa adalah seorang ulama kharismatik yang mempunyai banyak pengikut dikarenakan beliau adalah ulama yang yang setia mengajarkan agama Islam tanpa terjun ke dunia politik dan di saat kematian beliau, dikabarkan akan mengisi sebuah pengajian dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di masjid al-hidayah kampung Krajan, desa Pucung, kecamatan Kotabaru, kabupaten Karawang, jawa Barat.

Wafatnya sosok ulama besar yang penuh karismatik yaitu Habib Mustofa Al Jufri langsung membuat umat muslim terutama yang ada di daerah Karawang dan sekitarnya, ikut berduka atas wafatnya sang ulama besar di daerah tersebut dikarenakan sosoknya yang familiar dan sangat dekat dengan masyarakat tersebut, membuat banyak orang kehilangan terutama majelis taklim yang dikelola oleh almarhum sehingga pastinya hal ini menjadi kabar yang sangat menyedihkan bagi seluruh umat muslim di Indonesia.

Sosok Habib musthofa bin Hamid al-jufri adalah sosok ulama kharismatik yang memang sangat disayangi oleh masyarakat yang ada di di Purwakarta dan Karawang terutama ketika beliau sangat dekat dengan masyarakat terutama yang ikut Majelis Al Musthofa Purwakarta, sehingga dengan wafatnya ulama besar ini, menjadi sebuah pukulan bagi umat muslim yang selama ini sangat dekat dengan almarhum.

Almarhum Almaghfurlah  Habib Mustofa Al Jufri-IGsyafaatsholawat98
Almarhum Almaghfurlah  Habib Mustofa Al Jufri-IGsyafaatsholawat98

Fakta habib Mustofa Al Jufri 


Di bawah ini seperti dikutip dari berbagai sumber yang kami rangkum, adalah beberapa fakta terkait sosok Habib karismatik yang meninggal dunia pada hari Selasa kemarin 19 November 2019.

Meninggal dunia ketika akan mengisi acara dakwah 


Dikabarkan apabila Habib Mustofa Al Jufri wafat ketika dirinya akan mengisi sebuah pengajian di Masjid al-hidayah yang ada di Desa Pucung Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang padahal semula beliau akan mengisi ceramah dalam peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di lokasi tersebut sekitar jam 20.00 wib, dimana saat itu Habib Mustofa Al Jufri tiba di lokasi acara sangat tepat dan langsung menuju kediaman ketua panitia Kompol Relisman Nasution SH MH.

Ketika habib Musthofa saat akan mengisi acara Maulid tersebut dikabarkan kondisinya sedang tidak fit di mana badannya mengalami panas dan selanjutnya Ia pun memutuskan untuk beristirahat di salah satu kamar ketua panitia dan ternyata kondisi beliau langsung memburuk sehingga harus dibawa ke klinik Aqma Cikampek dan ternyata, habib Musthofa sudah wafat.

Faktor meninggalnya Habib Mustofa Al Jufri 


Seperti diungkapkan oleh dokter jaga bernama Haji Toto Sutopo m.kes, apabila faktor wafatnya Habib Mustofa Al Jufri ya itu dikarenakan kecapean atau dikarenakan serangan jantung.

Mempunyai banyak jemaah 


Di media sosial dan juga di daerah Karawang Purwakarta dan juga Cikampek, habib Mustofa Al Jufri menjadi sosok yang sangat terkenal dimana beliau mempunyai fans atau jamaah bernama Mustofa lovers.

Ribuan warga menghadiri pemakaman Habib Mustofa Al Jufri 


Dikarenakan sosoknya yang sangat dekat dengan masyarakat dan tidak terjun ke politik praktis sehingga sosok Habib Mustofa masuk ke semua kelompok dan tidak salah apabila ketika almarhum meninggal dunia, ribuan warga langsung mengantarkan almarhum pimpinan Majelis Al Musthofa Purwakarta ya itu Habib Musthofa bin Hamid al-jufri ke tempat peristirahatan terakhir beliau pada hari ini Rabu 20 November 2019 sekitar jam 13.00 wib.

Bukan hanya masyarakat biasa yang menghadiri pemakaman sosok Habib hadits mati ini, akan tetapi bupati Karawang yaitu cellica nurrachadiana bersama beberapa jajarannya turut menghadiri dalam pemakaman tersebut dan mereka berbaur dengan Santri, tokoh agama, dan masyarakat yang turut menghantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhir ya itu di tempat pemakaman umum keluarga Mustofa di kampung Empang Sari, kecamatan Plered, kabupaten Purwakarta.

Habib Mustofa Al Jufri dikenal sangat Humanis 


Salah satu tipe dakwah yang diberikan dan dilakukan oleh Habib Mustofa Al Jufri yaitu dakwah yang santun dan mengedepankan ukhuwah islamiyah tanpa ada dakwah politik di dalamnya, sehingga sosok yang dekat dengan Habib Luthfi tersebut sangat dicintai dan disayangi oleh masyarakat yang ada di Karawang apalagi sosoknya yang sangat Humanis membuat Banyak masyarakat muslim kehilangan sosok beliau.

Kabar wafatnya Habib Mustofa Al Jufri langsung membuat masyarakat yang ada di Karawang sampai Purwakarta bersedih hati dan sampai sekarang ini netizen di media sosial, ikut memberikan doa supaya almarhum habib Musthofa bin Hamid al-jufri ditempatkan di tempat yang paling mulia disisi Allah SWT.

Rabu, 16 Oktober 2019

Fakta Tisu Magic dan Pembunuhan PSK di Karawang

ALHIDAMART.COM - Fakta Tisu Magic dan Pembunuhan PSK di Karawang Salah satu kasus yang saat ini menjadi perbincangan heboh netizen di media sosial, yaitu sebuah kasus pembunuhan yang terjadi di Karawang di mana salah seorang perempuan cantik yang diduga bekerja sebagai PSK berinisial o yang baru berusia 28 tahun dibunuh oleh teman-temannya yang diketahui bernama Ridwan Solihin berusia 28 tahun di salah satu hotel yang ada di Karawang, di mana pria tersebut sebelum berhubungan badan dengan korban dikabarkan kepada pihak kepolisian ia terlebih dahulu meminum obat kuat yang dicampur tisu Magic.

Setelah ditangkap oleh pihak Kepolisian, Ridwan Solihin yang menjadi pelaku pembunuhan PSK Karawang mengaku apabila sebelum dirinya berhubungan badan dengan korban berinisial O ternyata dirinya meminum obat kuat dan tisu Magic dan akibat dirinya mengajak berhubungan intim lebih lama akan tetapi ditolak oleh korban, ternyata hal ini membuat Ridwan merasa kesal dan tidak menahan diri sehingga muncullah niat jahat untuk langsung menghabisi perempuan teman kencannya tersebut.

Campuran tisu Magic dan obat kuat 


Berbicara tentang tisu Magic yang digunakan oleh Ridwan Solihin yang dicampur obat kuat, ternyata hal ini yang membuat nafsu seksual pria tersebut tidak tertahan sehingga dari pengakuannya ia ingin berhubungan intim lebih lama dan akibat ditolak permintaannya tersebut, ridwan pun kalap dan tidak bisa menahan diri sehingga korban langsung dieksekusi.

Tisu Magic dan Pembunuhan PSK di Karawang - FB
Tisu Magic dan Pembunuhan PSK di Karawang - FB


Harus anda ketahui apabila efek dari tisu Magic yang dioleskan ke daerah manapun termasuk salah satunya alat kelamin maka hal ini bisa membuat mati rasa pada bagian yang diolesi oleh tisu Magic tersebut. Di mana tisu Magic terdapat beberapa zat biasanya triclosan. Benzalkonium chloride. Ethyl alcohol dan parfum.

Kronologi pSK Karawang dibunuh 


Dari pengakuan Ridwan kepada pihak Kepolisian setelah adanya penolakan dirinya untuk bermain lebih lama dari korban berinisial o dan selanjutnya Ia pun tahu apabila sang teman kencan sudah ada tamu yang lain dan menunggunya, ridwan pun langsung marah dan juga kalap sehingga ia tidak bisa menahan diri dan muncullah bisikan untuk membunuh.

Kepada awak media setelah dilakukan konferensi pers di mapolres Karawang Jawa Barat pada hari Selasa 15 Oktober 2019 kemarin, ridwan mengaku setelah dirinya ditolak mentah-mentah untuk berhubungan badan yang lebih lama ia pun langsung mengambil handuk dan membekap korban dengan menggunakan tangannya dan selanjutnya tangan korban diikat ke belakang dan dililit dengan menggunakan handuk tersebut.

Dari pengakuan AKBP nuredy Irwansyah Putra selaku Kapolres Karawang, sekitar jam 24.00 wib terjadilah keributan di antara keduanya dan di jam tersebut ridwan membunuh korban dengan leluasa dikarenakan suasana juga sepi.

Bukan hanya membunuh korban pSK Karawang saja, pelaku dikabarkan mengambil dua telepon genggam dan uang Rp250.000 milik korban dan selanjutnya ia pun melarikan diri.

Ketika kurban berinisial O sudah terbujur kaku, pada keesokan harinya ia ditemukan sudah meninggal dunia di kamar 211 oleh karyawan hotel yang waktu itu akan mempertanyakan waktu penyewaan hotel dan ketika ditemukan korban sudah dalam posisi tengkurap di atas kasur tanpa menggunakan busana sehelai pun dan untuk kondisi tangan terikat di bagian belakang dan selanjutnya di bagian tubuh dililit selimut.

Korban Ridwan Solihin ditangkap oleh pihak Kepolisian di lokasi proyek sebuah perumahan yang ada di Jalan Cut Mutia, kelurahan Margahayu, kecamatan Bekasi Timur, pada hari Sabtu 12 Oktober 2019 dimana lokasi tersebut adalah tempat dirinya bekerja sebagai tukang bangunan.

Pasal pembunuh PSK Karawang 


Setelah dilakukan beberapa pengungkapan oleh pihak Kepolisian, pria asal Purwakarta yang diketahui berkenalan dengan korban 0 melalui media sosial Facebook dan selanjutnya saling kirim pesan melalui WhatsApp mereka bertemu di Hotel Omega Karawang pada hari Minggu 5 Oktober 2019 dan diketahui apabila korban bekerja sebagai pekerja seks yang menawarkan secara online dan keduanya bertemu di hotel tersebut dengan membuat janji terlebih dahulu dan barulah terjadi aksi pembunuhan.

Untuk Lapuk bernama Ridwan Solihin asal Purwakarta yang bekerja sebagai pekerja bangunan dijerat dengan pasal 338 KUHP dengan hukuman penjara 15 tahun, selanjutnya pasal 365 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun, dan selanjutnya Pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman kurungan penjara selama 7 tahun.