Tampilkan postingan dengan label Kasino. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kasino. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Oktober 2019

5 Fakta Apartemen Robinson Yang Dijadikan Tempat Perjudian RPB29

ALHIDAMART.COM - 5 Fakta Apartemen Robinson Yang Dijadikan Tempat Perjudian RPB29 Salah satu apartemen yang berada di daerah Penjaringan Jakarta Utara yaitu Apartemen Robinson saat ini menjadi perbincangan media online dan juga netizen, pasalnya ketika pihak kepolisian melakukan penggerebekan di Apartemen Robinson ternyata dua lantai di apartemen ini menjadi lokasi perjudian yang dilakukan oleh sekelompok orang yang diketahui bernama RPB29. Kelompok tersebut diketahui para penjudi besar yang ada di Indonesia dan mereka pun suka menyewa beberapa apartemen salah satunya Apartemen Robinson sebagai lokasi Kasino untuk berjudi.

Apartemen Robinson setelah digerebek oleh pihak Kepolisian ternyata mempunyai fakta yang sangat menghebohkan salah satunya dijadikan sebagai lokasi untuk disewakan bagi para pecinta judi sehingga hal ini langsung membuat heboh warga setempat dan juga netizen di media sosial, apalagi yang menyewa adalah kelompok RPB29. Dari berbagai sumber yang kami rangkum, jika lokasi ini sengaja di sewa untuk melakukan perjudian dan menjadi lokasi Kasino dengan luas 2 lantai.

Fakta Kasino Apartemen Robinson 

Apartemen Robinson Yang Dijadikan Tempat Perjudian - IG
Apartemen Robinson Yang Dijadikan Tempat Perjudian - IG


Di bawah ini ada beberapa fakta yang berhasil kami rangkum dari berbagai sumber di internet dan setelah pihak kepolisian melakukan konferensi pers belum lama ini dan terkuat apabila Apartemen Robinson di sewa oleh kelompok RPB29 dan lebih terkenal sebagai lokalisasi perjudian RPB29.

RPB29 menyewa sebanyak 2 lantai untuk perjudian 


Seperti diungkapkan oleh kontes argoyuwono selaku kepala bidang humas Polda Metro Jaya kepada awak media, jika kelompok para penjudi RPB29 diketahui menyewa sebanyak 2 lantai di Apartemen Robinson yaitu lantai 29 dan lantai 30 dimana para penjudi tersebut bisa menuju lokasi perjudian di lantai 29 dan lantai 30 dengan menggunakan lift dari lantai dasar.

Untuk mengakses kedua lantai tersebut memang sangat mudah dikarenakan tidak ada prosedur pengamanan yang sangat ketat dan dikabarkan untuk masalah operasi judi yaitu beroperasi tiga hari sebelum akhirnya digerebek oleh pihak kepolisian pada hari Minggu 6 Oktober 2019.

Jenis judi di Apartemen Robinson 


Kombes Argo Yuwono menambahkan, apabila ada 4 kejadian yang terdapat di lokasi Apartemen Robinson diantaranya adalah judi tashio, baccarat, paikiu, dan roullette 4 tipe judi tersebut memang diisi oleh orang yang kaya dengan program yang tertata rapi dan sudah berlangsung sekitar 3 hari sebelum pada akhirnya para pelaku ditangkap oleh pihak Kepolisian.

Di lokasi Apartemen robinson yang disewa untuk menjadi Kasino terdapat sebanyak 21 Meja Judi dengan warna hijau dan dipastikan jika tempat judi ini hanya diikuti oleh orang-orang yang masuk pada kelompok tersebut.

Per hari untung 700 juta 


Walaupun baru beroperasi sekitar 3 hari saja, dari pengakuan salah seorang pelaku dari kelompok judi RBS29, mereka bisa meraup keuntungan mencapai 700 juta dalam sehari di mana para karyawan yang bekerja di lokasi tersebut dikabarkan mendapatkan upah antara Rp 150.000 samp raai Rp 250.000 per hari.

Puluhan tersangka diciduk polisi 


Fakta selanjutnya dari lokasi Apartemen Robinson yang dijadikan sebagai Kasino perjudian, polisi menangkap sebanyak 91 tersangka di mana 42 tersangka berperan sebagai penyelenggara kegiatan judi dan 49 tersangka yang lain adalah para pemain dan untuk 7 orang lainnya berstatus buronan dan juga sebagai Bandar judi dari kelompok ini.

Seorang penjudi mati usai lompat dari lantai 29 


Fakta terakhir yang kami dapatkan dan Apabila salah seorang penjudi yang merasa ketakutan ketika digerebek oleh kepolisian, harus melompat dari lantai 29 apartemen seperti yang diungkapkan oleh Argo kepada awak media.

Untuk semua pelaku yang melakukan perjudian di Apartemen Robinson akan dijerat dengan pasal 303 dan 303 bis KUHP terkait tindak pidana perjudian dengan ancaman hukuman penjara maksimal sampai 10 tahun, apalagi pihak kepolisian sudah mendapatkan beberapa barang bukti di antaranya uang tunai Rp 200 juta, mesin gesek ATM, kalkulator, ratusan telepon genggam, buku rekening, sampai nota judi.