Tampilkan postingan dengan label Tsunami Aceh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tsunami Aceh. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Desember 2019

Foto dan Fakta Ikan Oarfish Yang Diklaim Bisa Deteksi Tsunami dan Gempa

ALHIDAMART.COM - Foto dan Fakta Ikan Oarfish Yang Diklaim Bisa Deteksi Tsunami dan Gempa Seperti diketahui apabila Belum lama ini netizen di media sosial dia bahkan dengan penangkapan seekor ikan yang dipercaya bisa mendeteksi terjadinya tsunami dan juga gempa yaitu ikan bernama ikan oarfish, video dan beberapa foto yang viral di media sosial dikabarkan adalah asli di mana ikan tersebut ditangkap oleh nelayan Kepulauan Selayar yang ada di Sulawesi Selatan dan selanjutnya diunggah di media sosial sampai viral seperti sekarang ini. Sehingga banyak sekali netizen yang penasaran untuk melihat foto ikan oarfish dan ingin mengetahui fakta apa saja terkait ikan oarfish yang bisa mendeteksi tsunami tersebut.

Seperti dikutip dari berbagai sumber di internet, apabila ikan oarfish mempunyai beberapa fakta yang pastinya harus kalian ketahui dan juga pada artikel kali ini kami memberikan beberapa foto ikan oarfish yang menjadi salah satu ikan langka dan dipercaya oleh beberapa ilmuwan dan juga masyarakat, jika ikan tersebut bisa mendeteksi terjadinya tsunami dan juga gempa. Ikan yang membuat heboh masyarakat di Indonesia ini mempunyai bentuk pipih dan mempunyai panjang tubuh sekitar 3 meter akan tetapi ikan oarfish membuat netizen terpana dikarenakan mempunyai motif sisik yang sangat indah dan unik.

Pertama kali netizen yang mengunggah penampakan ikan oarfish di Indonesia yaitu melalui akun Instagram @makassar_iinfo pada hari Senin 9 Desember 2019 di mana cerita tersebut dituliskan, apabila yang menemukan ikan oarfish adalah 3 orang nelayan yang ada di Kepulauan Selayar dan juga diunggah melalui akun Facebook Irma Yanti Irma.

Ikan Oarfish - IG 3
Ikan Oarfish - IG 3

Fakta Ikan Oarfish 


Di bawah ini adalah beberapa fakta yang berhasil kami rangkum terkait ikan oarfish yang di klaim bisa mendeteksi terjadinya tsunami dan juga gempa yang ditemukan di Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan.

Ikan oarfish ada 3 jenis 


Mungkin diantara kalian belum mengetahui jenis dari ikan oarfish ternyata ikan tersebut mempunyai tiga jenis dan biasa tinggal di dasar laut sehingga menjadi ikan yang sulit ditemukan dikarenakan jarang muncul ke permukaan laut di mana 3 jenis ikan oarfish di antaranya adalah:


  • Ikan oarfish Regaleus Glesne Ascanius 
  • Ikan oarfish Agrostichthys Parkeri 
  • Ikan oarfish Regalecus Russelli 


Ikan oarfish bisa dikonsumsi 


Bagi kalian yang suka memakan ikan ternyata ikan oarfish menjadi salah satu ikan dasar laut yang bisa dikonsumsi dan hal ini ini dijelaskan oleh peneliti taksonomi ikan yang berasal dari LIPI apabila ikan tersebut pada dasarnya tidak berbahaya dan bisa dikonsumsi oleh manusia.

Habitat asli ikan oarfish 


Selanjutnya untuk ikan oarfish habitat aslinya terbagi atas tiga lokasi dan disesuaikan dengan jenis ikan oarfish tersebut Namun kebanyakan ikan ini hidup di dalam laut dan mereka jarang muncul di permukaan laut sehingga menjadi salah satu iklan yang unik dan jarang ditemukan.

Bisa mendeteksi gempa dan tsunami 


Walaupun sampai saat ini belum ada penelitian yang tepat terkait ikan oarfish apakah bisa mendeteksi gempa dan tsunami, namun ternyata ikan oarfish akan muncul ke permukaan laut ketika terjadinya gempa dan tsunami dan hal ini pernah terjadi ketika gempa dan tsunami besar yang melanda jepang dan indonesia yang ada di Palu.

Penjelasan para ilmuwan 


Terkait ikan oarfish, profesor iktiologi pengkajian ikan universitas kagoshima yaitu Hiroyuki motomura pernah mengatakan apabila dirinya tidak melihat adanya hubungan kemunculan ikan oarfish dengan sebuah bencana alam seperti gempa dan tsunami dikarenakan ada beberapa faktor yang memicu ikan yang hidup di dasar laut tersebut muncul ke permukaan laut salah satunya adalah karena mengikuti arus laut itu sendiri.

Foto dan Video ikan oarfish 


Dibawah ini adalah beberapa foto penampakan ikan oarfish yang sekarang ini trending dan menjadi viral di media sosial dan juga trending Google yang kami ambil dari berbagai sumber di internet.




Sabtu, 16 Desember 2017

Kabar Tsunami Cipatujah Akibat Gempa Pangandaran Ternyata HOAX, Ini Faktanya!

ALHIDAMART.COM - Kabar Tsunami Cipatujah Akibat Gempa Pangandaran Ternyata HOAX, Ini Faktanya! Setelah pihak BMKG mengumumkan apabila di Jawabarat, Tasikmalaya, Pangandaran, sampai Yogyakarta terkena Gempa Bumi yang terjadi pada tanggal 15-16 Desember 2017 yang pertam aklai langsung siaga Tsunami, ternyata sangat disayangkan apabila di media sosial malah banyak kabar HOAX yang tidak bertanggung jawab salah satunya terjadi sebuah Tsunami di daerah Cipatujah, Pangandaran, Tasikmalaya, Jawa Barat. Padahal menurut pihak BMKG berita tersebut Bohong.

Tsunami Cipatujah Akibat Gempa Pangandaran ternyata hanya berita Hoax dari segelintir netizen yang ingin memperkeruh suasana, hal ini setelah pihak BMKG mengakhiri Warning akan adanya Tsunami setelah terjadinya Gempa Bumi dengan kekuatan 6,9 SR sampai 7,2 SR yang berpusat di Tasikmalaya. Bukan hanya itu saja, melalui akun resmi pihak BMKG menegaskan tidak ada Tsunami di Cipatujah yang sekarang ini viral di media sosial.

"Usai selama 2 jam dari perkiraan kami akan adanya Tsunami, akan tetapi Tsunami tidak terjadi," tegas   Dwikorita Karnawati selaku Kepala BMKG di kantornya, Kemayoran, Jakarta, hari Sabtu, 16 Desember 2017.

Dwikorita menegaskan apabila dirinya meminta kepada seliruh masyarakat jangan terlalu percaya dengan berita HOAX di media sosial yang tidak mempunyai sumber data yang valid dan dirinya meminta supaya jangan terpancing isu yang tidak benar. Malahan, dirinya menegaskan untuk kapan terjadinya bencana Tsunami tidak ada satu pun yang bisa menebaknya.

Tsunami Cipatujah HOAX - Instagram
Tsunami Cipatujah HOAX - Instagram


Setelah berakhirnya peringatan Tsunami, pihak BMKG langsung menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk bisa kembali pulang ke rumahnya masing-masing, dan dirinya menegaskan tidak ada Tsunami Cipatujah karena kabar tersebut adalah HOAX dan tidak benar.