Jumat, 07 Mei 2021

[Arab & Latin] Niat Zakat Fitrah Untuk Diri Sendiri dan Keluarga Idul Fitri 2021

ALHIDAMART.COM - [Arab & Latin] Niat Zakat Fitrah Untuk Diri Sendiri dan Keluarga Idul Fitri 2021 Seperti diketahui apabila bulan Ramadhan 1441 Hijriyah hanya tinggal menghitung beberapa hari lagi dimana hari raya Idul Fitri menjadi akhir dari puasa ramadhan satu bulan penuh yang menjadi kewajiban seluruh umat muslim yang ada di dunia termasuk di Indonesia. Sudah menjadi sebuah kewajiban dan termasuk rukun Islam, umat muslim wajib mengeluarkan zakat fitrah baik untuk dirinya sendiri ataupun keluarga dan untuk anda semua yang belum mengetahui tentang niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga, maka pada artikel kami akan memberikan informasi untuk anda semua.

Niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga yang akan kami bahas pada artikel kali ini, bertujuan supaya Memberikan pengetahuan pada masyarakat yang mungkin lupa dengan niat baik bahasa Arab, latin dan artinya untuk mengeluarkan zakat fitrah baik untuk diri sendiri, anak, istri, orang tua dan keluarga. Oleh karena itu, maka bisa anda baca secara menyeluruh artikel kami di bawah ini.

Niat Zakat Fitrah
Niat Zakat Fitrah

Syarat wajib zakat 


Untuk syarat wajib zakat fitrah yang dikeluarkan 1 tahun sekali maka seperti dikutip dari berbagai sumber di bawah ini adalah beberapa syarat wajib zakat fitrah diantaranya adalah sebagai berikut.


  1. Beragama Islam 
  2. Merdeka 
  3. Menemui dua waktu di antara Ramadhan dan Syawal walaupun hanya sesaat 
  4. Diharuskan mempunyai harta yang lebih daripada kebutuhannya sehari-hari untuk dirinya dan orang di bawah tanggungan pada hari raya dan malam hari raya. 


Untuk seluruh umat muslim yang memenuhi semua syarat wajib zakat fitrah yang kami tulis di atas, maka hukumnya wajib untuk membayar zakat fitrah dan selanjutnya untuk anak-anak diwakilkan oleh orang tua dalam pembayaran zakat fitrah.

Cara bayar zakat fitrah 


Selanjutnya untuk membayar zakat fitrah terdapat beberapa cara diantaranya adalah dengan mengeluarkan zakat beras atau makanan pokok dengan berat sekitar 2,5 Kg atau sekitar 3,5 liter perjiwa dan harus memilih kualitas beras yang bagus.

Selanjutnya anda tinggal niat mengeluarkan zakat fitrah baik untuk diri sendiri atau untuk keluarga dan langsung mendatangi tempat pemungutan zakat fitrah yang ada di kampung atau di komplek anda, selanjutnya apabila untuk pengumpulan zakat fitrah hanya dilakukan oleh petugas yang datang ke rumah maka silakan untuk memberikannya dikarenakan saat ini sedang wabah virus Corona.

Niat zakat fitrah 


Di bawah ini adalah beberapa niat yang bisa kalian gunakan ketika ingin mengeluarkan zakat fitrah baik untuk diri sendiri, anak, istri dan keluarga.

Niat zakat fitrah untuk diri sendiri 


Bagi kalian yang ingin mengeluarkan zakat fitrah untuk pribadi atau diri sendiri maka niatnya adalah sebagai berikut:

Arab: 

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ 

Latin: 

Nawaitu an ukhrija zakatal Fitri AnNafsi fardhol lillahi ta'ala.

Artinya: 

Saya niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diri sendiri fardhu karena Allah Ta'ala

Niat zakat fitrah untuk keluarga 


Selanjutnya di bawah ini adalah niat zakat fitrah untuk seluruh keluarga tercinta diantaranya adalah:

Arab: 

ﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ 

Latin: 

Nawaitu an ukhrija zakatal Fitri 'Anni, wa'an jami'imaa yalzamunii nafaqotuhum syar'an Fardho lillahi ta'ala

Artinya: 

Saya niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diri saya dan keluarga yang nafkahnya menjadi tanggungan saya fardu karena Allah Ta'ala.

Niat zakat fitrah untuk istri 


Selanjutnya di bawah ini adalah niat yang bisa dibacakan bagi seorang suami yang ingin mengeluarkan zakat fitrah untuk istri tercinta dan niatnya adalah:

Arab: 

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ 

Latin: 

Nawaitu an ukhrija zakatal Fitri 'an zaujii Fardho lillahi ta'ala

Artinya:

Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah untuk istri saya fardhu karena Allah Ta'ala

Niat zakat fitrah untuk anak lelaki 


Selanjutnya di bawah ini adalah niat zakat fitrah untuk putra lelaki diantaranya adalah:

Arab


ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ 

Latin: 

Nawaitu an ukhrija zakatal Fitri 'am walady (sebutkan namanya) Fardhon lillahi ta'ala.

Artinya: 

Nya saya berniat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak lelakiku (sebutkan namanya) fardu karena Allah Ta'ala.

Niat zakat fitrah untuk anak perempuan 


Selanjutnya di bawah ini adalah niat zakat fitrah untuk anak perempuan dan untuk niatnya adalah:

Arab:

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ 

Latin: 

Nawaitu an ukhrija zakat Fitri 'an binti (sebutkan namanya) Fardhon lillahi ta'ala.

Artinya: 

Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku (sebutkan namanya) fardu karena Allah Ta'ala.

Itulah penjelasan kami tentang niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga baik menggunakan bahasa Arab latin dan terjemah. Semoga artikel yang kami bahas pada hari ini, bisa menjadi referensi untuk anda semua dan selamat membayar zakat fitrah di bulan suci Ramadan 2021 kali ini.

Jumat, 09 April 2021

[Lengkap] Jadwal Puasa Ramadhan 2021 Buka dan Imsak di Majalengka

ALHIDAMART.COM - [Lengkap] Jadwal Puasa Ramadhan 2021 Buka dan Imsak di Majalengka Tinggal menghitung hari lagi, umat muslim yang ada di dunia termasuk di Indonesia khusus yang ada di Kabupaten Majalengka akan menghadapi bulan Ramadan 2021 dan sudah menjadi hal yang lumrah banyak dari netizen yang bertanya tentang jadwal puasa Ramadhan 2021, puasa berapa hari lagi, kapan ramadhan 2021, jadwal imsakiyah 2021, dan beberapa pencarian kapal lain di Google. Maka untuk Anda masyarakat yang ada di Majalengka, di bawah ini adalah jadwal imsak dan jadwal buka puasa 2021 dan jadwal salat di bulan Ramadan. 


Jadwal puasa ramadhan 2021 untuk buka dan imsak di Kabupaten Majalengka and sekarang ini sudah beredar dan bisa menjadi patokan untuk Anda yang ada di Kabupaten Majalengka, supaya bisa mengetahui jadwal buka puasa sampai jadwal imsakiyah. Seperti diketahui, apabila merujuk pada keputusan Muhammadiyah maka puasa Ramadan akan dimulai sekitar tanggal 13 April 2021 bertepatan dengan hari Selasa walaupun pastinya untuk warga Nahdlatul Ulama bersama pemerintah akan terlebih dahulu melakukan sidang isbat dalam penentuan tanggal 1 Ramadhan 2021. 


Kemungkinan besar untuk sidang isbat dalam penentuan awal Ramadan akan berlangsung sebelum tanggal 13 April dikarenakan jika terjadi puasa pada tanggal 13 April maka pada tanggal 12 April, umat muslim sudah melaksanakan salat tarawih. 


Jadwal Puasa Ramadhan 2021
Jadwal Puasa Ramadhan 2021



Jadwal Puasa Ramadhan 2021 


Bagi anda warga kabupaten Majalengka maka dibawah ini adalah jadwal sholat dan imsakiyah untuk Kabupaten Majalengka seperti kami kutip dari laman bimasislam.kemenag.go.id yang khusus untuk Kabupaten Majalengka. 


Tanggal 1 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:23 WIB

- Subuh: 04:33 WIB

- Terbit: 05:46 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:51 WIB

- Asar: 15:09 WIB

- Magrib: 17:50 WIB

- Isya: 18:59 WIB


Tanggal 2 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:23 WIB

- Subuh: 04:33 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:51 WIB

- Asar: 15:09 WIB

- Magrib: 17:49 WIB

- Isya: 18:59 WIB


Tanggal 3 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:23 WIB

- Subuh: 04:33 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:51 WIB

- Asar: 15:09 WIB

- Magrib: 17:49 WIB

- Isya: 18:58 WIB


Tanggal 4 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:23 WIB

- Subuh: 04:33 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:50 WIB

- Asar: 15:09 WIB

- Magrib: 17:48 WIB

- Isya: 18:58 WIB


Tanggal 5 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:23 WIB

- Subuh: 04:33 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:50 WIB

- Asar: 15:09 WIB

- Magrib: 17:48 WIB

- Isya: 18:58 WIB


Tanggal 6 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:23 WIB

- Subuh: 04:33 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:50 WIB

- Asar: 15:09 WIB

- Magrib: 17:48 WIB

- Isya: 18:57 WIB


Tanggal 7 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:22 WIB

- Subuh: 04:32 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:50 WIB

- Asar: 15:09 WIB

- Magrib: 17:47 WIB

- Isya: 18:57 WIB


Tanggal 8 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:22 WIB

- Subuh: 04:32 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:50 WIB

- Asar: 15:09 WIB

- Magrib: 17:47 WIB

- Isya: 18:57 WIB


Tanggal 9 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:22 WIB

- Subuh: 04:32 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:49 WIB

- Asar: 15:09 WIB

- Magrib: 17:47 WIB

- Isya: 18:56 WIB


Tanggal 10 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:22 WIB

- Subuh: 04:32 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:49 WIB

- Asar: 15:09 WIB

- Magrib: 17:46 WIB

- Isya: 18:56 WIB


Tanggal 11 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:22 WIB

- Subuh: 04:32 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:49 WIB

- Asar: 15:09 WIB

- Magrib: 17:46 WIB

- Isya: 18:56 WIB


Tanggal 12 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:22 WIB

- Subuh: 04:32 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:49 WIB

- Asar: 15:08 WIB

- Magrib: 17:46 WIB

- Isya: 18:56 WIB



Tanggal 13 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:22 WIB

- Subuh: 04:32 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:49 WIB

- Asar: 15:08 WIB

- Magrib: 17:45 WIB

- Isya: 18:55 WIB


Tanggal 14 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:22 WIB

- Subuh: 04:32 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:48 WIB

- Asar: 15:08 WIB

- Magrib: 17:45 WIB

- Isya: 18:55 WIB


Tanggal 15 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:21 WIB

- Subuh: 04:31 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:48 WIB

- Asar: 15:08 WIB

- Magrib: 17:45 WIB

- Isya: 18:55 WIB


Tanggal 16 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:21 WIB

- Subuh: 04:31 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:48 WIB

- Asar: 15:08 WIB

- Magrib: 17:44 WIB

- Isya: 18:55 WIB


Tanggal 17 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:21 WIB

- Subuh: 04:31 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:48 WIB

- Asar: 15:08 WIB

- Magrib: 17:44 WIB

- Isya: 18:54 WIB


Tanggal 18 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:21 WIB

- Subuh: 04:31 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:48 WIB

- Asar: 15:08 WIB

- Magrib: 17:44 WIB

- Isya: 18:54 WIB


Tanggal 19 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:21 WIB

- Subuh: 04:31 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:48 WIB

- Asar: 15:08 WIB

- Magrib: 17:43 WIB

- Isya: 18:54 WIB


Tanggal 20 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:21 WIB

- Subuh: 04:31 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:48 WIB

- Asar: 15:08 WIB

- Magrib: 17:43 WIB

- Isya: 18:54 WIB


Tanggal 21 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:21 WIB

- Subuh: 04:31 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:48 WIB

- Asar: 15:08 WIB

- Magrib: 17:43 WIB

- Isya: 18:54 WIB


Tanggal 22 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:21 WIB

- Subuh: 04:31 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:47 WIB

- Asar: 15:08 WIB

- Magrib: 17:43 WIB

- Isya: 18:54 WIB



Tanggal 23 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:21 WIB

- Subuh: 04:31 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:47 WIB

- Asar: 15:08 WIB

- Magrib: 17:42 WIB

- Isya: 18:54 WIB


Tanggal 24 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:21 WIB

- Subuh: 04:31 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:47 WIB

- Asar: 15:08 WIB

- Magrib: 17:42 WIB

- Isya: 18:53 WIB


Tanggal 25 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:21 WIB

- Subuh: 04:31 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:13 WIB

- Zuhur: 11:47 WIB

- Asar: 15:08 WIB

- Magrib: 17:42 WIB

- Isya: 18:53 WIB


Tanggal 26 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:21 WIB

- Subuh: 04:31 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:14 WIB

- Zuhur: 11:47 WIB

- Asar: 15:08 WIB

- Magrib: 17:42 WIB

- Isya: 18:53 WIB


Tanggal 27 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:21 WIB

- Subuh: 04:31 WIB

- Terbit: 05:45 WIB

- Duha: 06:14 WIB

- Zuhur: 11:47 WIB

- Asar: 15:08 WIB

- Magrib: 17:42 WIB

- Isya: 18:53 WIB


Tanggal 28 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:21 WIB

- Subuh: 04:31 WIB

- Terbit: 05:46 WIB

- Duha: 06:14 WIB

- Zuhur: 11:47 WIB

- Asar: 15:08 WIB

- Magrib: 17:41 WIB

- Isya: 18:53 WIB


Tanggal 29 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:21 WIB

- Subuh: 04:31 WIB

- Terbit: 05:46 WIB

- Duha: 06:14 WIB

- Zuhur: 11:47 WIB

- Asar: 15:08 WIB

- Magrib: 17:41 WIB

- Isya: 18:53 WIB


Tanggal 30 Ramadan 1442 H

- Imsak: 04:21 WIB

- Subuh: 04:31 WIB

- Terbit: 05:46 WIB

- Duha: 06:14 WIB

- Zuhur: 11:47 WIB

- Asar: 15:08 WIB

- Magrib: 17:41 WIB

- Isya: 18:53 WIB

Minggu, 17 Mei 2020

[Arab & Latin] Niat Zakat Fitrah Untuk Diri Sendiri dan Keluarga Idul Fitri 2020

ALHIDAMART.COM - [Arab & Latin] Niat Zakat Fitrah Untuk Diri Sendiri dan Keluarga Idul Fitri 2020 Seperti diketahui apabila bulan Ramadhan 1441 Hijriyah hanya tinggal menghitung beberapa hari lagi dimana hari raya Idul Fitri menjadi akhir dari puasa ramadhan satu bulan penuh yang menjadi kewajiban seluruh umat muslim yang ada di dunia termasuk di Indonesia. Sudah menjadi sebuah kewajiban dan termasuk rukun Islam, umat muslim wajib mengeluarkan zakat fitrah baik untuk dirinya sendiri ataupun keluarga dan untuk anda semua yang belum mengetahui tentang niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga, maka pada artikel kami akan memberikan informasi untuk anda semua.

Niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga yang akan kami bahas pada artikel kali ini, bertujuan supaya Memberikan pengetahuan pada masyarakat yang mungkin lupa dengan niat baik bahasa Arab, latin dan artinya untuk mengeluarkan zakat fitrah baik untuk diri sendiri, anak, istri, orang tua dan keluarga. Oleh karena itu, maka bisa anda baca secara menyeluruh artikel kami di bawah ini.

Niat Zakat Fitrah
Niat Zakat Fitrah

Syarat wajib zakat 


Untuk syarat wajib zakat fitrah yang dikeluarkan 1 tahun sekali maka seperti dikutip dari berbagai sumber di bawah ini adalah beberapa syarat wajib zakat fitrah diantaranya adalah sebagai berikut.


  1. Beragama Islam 
  2. Merdeka 
  3. Menemui dua waktu di antara Ramadhan dan Syawal walaupun hanya sesaat 
  4. Diharuskan mempunyai harta yang lebih daripada kebutuhannya sehari-hari untuk dirinya dan orang di bawah tanggungan pada hari raya dan malam hari raya. 


Untuk seluruh umat muslim yang memenuhi semua syarat wajib zakat fitrah yang kami tulis di atas, maka hukumnya wajib untuk membayar zakat fitrah dan selanjutnya untuk anak-anak diwakilkan oleh orang tua dalam pembayaran zakat fitrah.

Cara bayar zakat fitrah 


Selanjutnya untuk membayar zakat fitrah terdapat beberapa cara diantaranya adalah dengan mengeluarkan zakat beras atau makanan pokok dengan berat sekitar 2,5 Kg atau sekitar 3,5 liter perjiwa dan harus memilih kualitas beras yang bagus.

Selanjutnya anda tinggal niat mengeluarkan zakat fitrah baik untuk diri sendiri atau untuk keluarga dan langsung mendatangi tempat pemungutan zakat fitrah yang ada di kampung atau di komplek anda, selanjutnya apabila untuk pengumpulan zakat fitrah hanya dilakukan oleh petugas yang datang ke rumah maka silakan untuk memberikannya dikarenakan saat ini sedang wabah virus Corona.

Niat zakat fitrah 


Di bawah ini adalah beberapa niat yang bisa kalian gunakan ketika ingin mengeluarkan zakat fitrah baik untuk diri sendiri, anak, istri dan keluarga.

Niat zakat fitrah untuk diri sendiri 


Bagi kalian yang ingin mengeluarkan zakat fitrah untuk pribadi atau diri sendiri maka niatnya adalah sebagai berikut:

Arab: 

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ 

Latin: 

Nawaitu an ukhrija zakatal Fitri AnNafsi fardhol lillahi ta'ala.

Artinya: 

Saya niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diri sendiri fardhu karena Allah Ta'ala

Niat zakat fitrah untuk keluarga 


Selanjutnya di bawah ini adalah niat zakat fitrah untuk seluruh keluarga tercinta diantaranya adalah:

Arab: 

ﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ 

Latin: 

Nawaitu an ukhrija zakatal Fitri 'Anni, wa'an jami'imaa yalzamunii nafaqotuhum syar'an Fardho lillahi ta'ala

Artinya: 

Saya niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diri saya dan keluarga yang nafkahnya menjadi tanggungan saya fardu karena Allah Ta'ala.

Niat zakat fitrah untuk istri 


Selanjutnya di bawah ini adalah niat yang bisa dibacakan bagi seorang suami yang ingin mengeluarkan zakat fitrah untuk istri tercinta dan niatnya adalah:

Arab: 

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ 

Latin: 

Nawaitu an ukhrija zakatal Fitri 'an zaujii Fardho lillahi ta'ala

Artinya:

Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah untuk istri saya fardhu karena Allah Ta'ala

Niat zakat fitrah untuk anak lelaki 


Selanjutnya di bawah ini adalah niat zakat fitrah untuk putra lelaki diantaranya adalah:

Arab


ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ 

Latin: 

Nawaitu an ukhrija zakatal Fitri 'am walady (sebutkan namanya) Fardhon lillahi ta'ala.

Artinya: 

Nya saya berniat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak lelakiku (sebutkan namanya) fardu karena Allah Ta'ala.

Niat zakat fitrah untuk anak perempuan 


Selanjutnya di bawah ini adalah niat zakat fitrah untuk anak perempuan dan untuk niatnya adalah:

Arab:

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ 

Latin: 

Nawaitu an ukhrija zakat Fitri 'an binti (sebutkan namanya) Fardhon lillahi ta'ala.

Artinya: 

Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku (sebutkan namanya) fardu karena Allah Ta'ala.

Itulah penjelasan kami tentang niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga baik menggunakan bahasa Arab latin dan terjemah. Semoga artikel yang kami bahas pada hari ini, bisa menjadi referensi untuk anda semua dan selamat membayar zakat fitrah di bulan suci Ramadan 2020 kali ini.

Kamis, 23 April 2020

Hilal Sudah Terlihat Puasa 2020 Dimulai hari Jumat 24 April Besok

ALHIDAMART.COM - Hilal Sudah Terlihat Puasa 2020 Dimulai hari Jumat 24 April Besok Seperti diketahui apabila pada hari ini tepatnya jam 19.00 WIB pihak Kementrian keagamaan RI bersama beberapa ormas Islam yang sudah ditugaskan untuk melihat Hilal dalam rangka penentuan puasa 2020 setelah selesai dilakukan dan untuk hasil sidang isbat yang disiarkan langsung di TVRI menyatakan untuk pelaksanaan awal 1 Ramadhan 1441 hijriyah, jatuh pada hari esok jumat 24 April 2020.

Dari pantauan anggota tim falakiah kementerian Agama RI, untuk Hilal sudah terlihat di beberapa tempat di mana menurut Cecep nurwendaya, apabila paparan terkait posisi Hilal untuk penentuan awal puasa 2020 atau 1 Ramadhan 1441 Hijriyah sudah terlihat. Menurut Cecep dari hasil laporan untuk Hilal awal Ramadhan sudah teramati di sejumlah wilayah di Indonesia pada hari ini sehingga menurut Cecep ijtima atau berakhirnya bulan dan munculnya bulan baru terlihat terjadi pada hari ini sekitar jam 9.26 WIB.

Awal puasa 2020 


Menurut Cecep dengan adanya Hilal di beberapa daerah tersebut maka untuk awal 1 Ramadhan jatuh pada tanggal 24 April 2020 bertepatan dengan hari Jumat.

Puasa 2020-IGocls.34
Puasa 2020-IGocls.34


Selanjutnya di tempat lain dalam kesempatan teleconference yang dilakukan oleh pihak Kementerian keagamaan yang dipimpin langsung dalam sidang isbat oleh menteri agama Fachrul Razi,, ketua Majelis Ulama Indonesia Abdullah Zaidi, ketua komisi VIII yandri Susanto sampai di jalan Bimas Islam Kamaruddin amin, diputuskan apabila penetapan satu Syawal yaitu pada hari Jumat 24 April 2020 atau esok hari adalah awal puasa 2020.

Sehingga tidak salah apabila beberapa masyarakat di Indonesia malam ini sudah melaksanakan sholat tarawih baik yang dilakukan di masjid ataupun di rumah masing-masing dikarenakan sesuai dengan instruksi menteri Agama apabila di lokasi yang memang sangat rentan dengan virus Corona hanya dilakukan di dalam rumah saja untuk pelaksanaan salat tarawih dan lainnya.

Hilal terlihat 


Setelah Hilal terlihat di sejumlah daerah, maka dipastikan besok seluruh umat muslim yang ada di Indonesia akan melaksanakan ibadah puasa dan pastinya untuk beberapa kegiatan ibadah pada malam hari akan sedikit berbeda dengan tahun yang lalu akibat wabah virus Corona.

Doa menyambut Ramadhan

Bagi anda semua yang ingin menyambut Ramadhan maka silakan untuk berdoa seperti salah satu doa yang biasa diucapkan oleh Rasulullah SAW melalui hadis riwayat dari Yahya Bin Abi Katsir yaitu doa:

اَللَّهُمَّ سَلِّمْنـِي إِلَى رَمَضَانَ وَسَلِّمْ لِـي رَمَضَانَ وَتَسَلَّمْهُ مِنِي مُتَقَبَّلاً 

Artinya adalah: Ya Allah antarkanlah aku sampai ramadan dan antarkanlah Ramadhan kepadaku, dan selanjutnya Terimalah seluruh amalku di bulan Ramadan," kitab lathoiful almaarif halaman 264.

Dari kami seluruh keluarga besar alhidamart, mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa 1 Ramadhan 1441 Hijriah yang jatuh pada hari jumat 24 April 2020. Semoga puasa Ramadan di puasa 2020 kali ini, bisa lebih Khidmat dan dijauhkan dari segala marabahaya termasuk salah satunya virus Corona COPID-19.